Penduduk Trenggalek terbangkan balon udara secara bersamaan demi meramaikan acara festival balon udara tradisional yang selama ini telah menjadi budaya lokal. Masyarakat Trenggalek terbiasa menerbangkan balon udara ketika hendak menyambut hari raya lebaran sembari memakan hidangan ketupat sayur.

Ketua penyelenggaraan acara yaitu Izzudin Zakki berujar bahwa festival ini sekaligus mempererat persatuan antar warga karena masih menggunakan metode tradisional dalam permainan judi Daftar Domino99 online terbaru juga sama menggunakan cara tradisional dalam judi dominoqq online terbaik. Untuk mengembangkan balon, para warga memanfaatkan asap dari tungku pembakaran dan akan menunggu secara alami hingga hawa panasnya terkumpul di dalam balon.

Penduduk Trenggalek Terbangkan Balon Udara Beramai – Ramai

Sebagai panitia yang bertanggung jawab, Izzudin mengatakan bahwa ia telah menjamin keamanan acara menerbangkan balon secara bersamaan ini. Mereka telah melalui sejumlah perizinan resmi kepada pihak penerbangan maupun dinas pemerintahan setempat terkait tata cara menerbangkan balon tradisional agar meminimalisir resiko terjadinya kecelakaan udara dari kegiatan ini.

Pihak penjaga keamanaan Trenggalek akhirnya memberikan izin kepada panitia untuk menyelenggarakan acara ini dengan sejumlah syarat dan ketentuan. Beberapa di antaranya yaitu adalah balon yang diterbangkan wajib menggunakan tali agar bisa dikendalikan dari daratan, serta dilarang menggunakan sumber api yang menyala selama berlangsungnya penerbangan.

Penduduk Trenggalek Terbangkan Balon Udara Untuk Tujuan Silahturahmi

Sekedar informasi, bukanlah perkara mudah untuk bisa menerbangkan sebuah balon udara menggunakan metode tradisional karena seluruh alatnya masih terbilang sederhana. Penduduk Trenggalek terbangkan balon udara setelah membentuk sebuah tim khusus, sebagian bertugas mengasapi balon yang kempis sekitar 20 hingga 30 menit lamanya.

Mengendalikannya pun tidak boleh sendirian, karena tenaganya masih kurang kuat untuk mengarahkan pergerakan balon. Setidaknya harus ada minimal tiga orang dewasa untuk menjinakkan balon supaya tidak lepas kendali dan membahayakan penduduk maupun alat transportasi udara sekitar dan menjadi sebuah tragedi.

Penduduk Trenggalek Terbangkan Balon Udara Untuk Tujuan Silahturahmi

Meskipun masih dijahit secara manual dan tidak sehebat produsen yang memiliki teknologi lebih maju, namun balon ini masih menarik untuk kita lihat. Bentuknya ada banyak variasi mulai dari bola biasa, sedikit lonjong seperti oval, menyerupai ketupat, atau bahkan meniru bentuk pesawat dan masjid sehingga memanjakan mata.

Izzudin Zaki mengatakan pada sebuah wawancara bahwa ia sengaja memprakarsai acara ini karena ingin menjawab keresahan penduduk Trenggalek. Pasalnya, populasi pengrajin balon udara di kabupaten ini ada cukup banyak sehingga mereka ingin kesenian ini dihidupkan kembali secara rutin dan menjadi bagian dari budaya setempat untuk menarik wisatawan.

Belum Terbiasa Mengendalikan Balon Udara Menggunakan Tali

Penduduk Trenggalek terbangkan balon udara selama ini selalu mengabaikan undang-undang menerbangkan balon udara sehingga pemerintah menjadi gerah. Panitia pun mengaku sempat mendapatkan protes dari mayoritas peserta karena terlalu banyak peraturan yang mesti dipatuhi sehingga mengurangi keseruan bermain balon udara.

Kali ini, semua peserta hanya boleh menerbangkan balon paling tinggi yaitu 30 meter saja, jauh berbeda jika dibandingkan dengan tradisi masyarakat selama ini. Biasanya, warga akan menerbangkan balon tanpa adanya kendali, lepas begitu saja disertai sumber bahan bakar berupa api yang menyala hebat dan dapat menimbulkan bahaya karenanya.

Penduduk Trenggalek Terbangkan Balon Udara Menggunakan Tali

Dinas pemerintah setempat akhirnya memutuskan untuk melarang kegiatan menerbangkan balon udara selama lebaran bertahun – tahun lamanya. Pasalnya, sudah terbukti terjadinya bencana akibat balon tersangkut pada area perumahan, lahan pertanian, ataupun pembangkit listrik, dengan sumber api yang masih berkobar padanya. Hal ini sangat disayangkan oleh komunitas dari link https://discosperfectos.com/ yang menjadi pecinta permainan slot online indonesia. Para pecinta game slot ini sangat menyayangkannya, karena balon udara tanpa awak ini dapat berdampak buruk bagi orang lain.

Yang paling ditakutkan adalah apabila budaya ini tidak mendapat regulasi dan tetap mendapat pembiaran, bencana lebih besar akan terjadi di masa depan. Misalnya saja ketika ada pesawat komersil yang lewat saat sedang terjadi festival balon udara di Trenggalek, maka bisa terbayang ada berapa puluh penumpang yang nyawanya dipertaruhkan hanya karena keegoisan warga desa ingin mencari sarana hiburan semata dari balon udara.